BERITA UTAMA

PROGRAM PRIORITAS

BLUSUKAN

Pemuda Indonesia Harus Kreatif dan Inovatif

Presiden Joko Widodo meminta para pemuda Indonesia untuk siap berkompetisi dan menghadapi tantangan yang ada. Persaingan global saat ini juga menuntut kreativitas dan inovasi-inovasi...

Pentingnya Meningkatkan Daya Saing Produk Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Pemerintah akan terus mendukung produk-produk dalam negeri hasil kreativitas anak bangsa untuk bisa bersaing di pasar global. Tak terkecuali...

Ajak Bangsa Indonesia Sebarkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika

Presiden Joko Widodo mengajak keluarga besar Majelis Tafsir Alquran di seluruh penjuru tanah air untuk menyebarkan dakwah yang menyebarkan kasih sayang, persaudaraan, kerukunan dan...

Kangen Cucu, Presiden Jokowi: Saya Juga Manusia Biasa

Menutup hari yang penuh dengan kepadatan acara, Presiden Joko Widodo mengajak cucu kesayangannya, Jan Ethes untuk bermain berbagai wahana kereta di pusat perbelanjaan Solo...

Mahasiswa Nekat Bacakan Pantun Demi Dapatkan Sepeda Presiden

Setiap kali Presiden Joko Widodo memberikan kuis berhadiah sepeda, tidak sedikit masyarakat yang hadir di acara tersebut berusaha dengan berbagai cara agar dapat maju...

FOTO VIDEO

Indonesia telah mengirim sedikitnya 74 ton bantuan dari rakyat Indonesia untuk pengungsi Rohingya yang ada perbatasan Myanmar- Bangladesh. Pesawat-pesawat pembawa bantuan itu mendarat di Bandara Internasional Shah Amanat, Chittagong, Bangladesh, kota terdekat ke kamp tempat menampung ratusan ribu pengungsi dari Rakhine State, Myanmar.

Rabu lalu, dua pesawat kembali ke sana, membawa 20 ton bantuan. Kali ini, langsung ke Myanmar. Pesawat Hercules A 1316 dan A 1326 yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah itu mendarat pukul dua siang di Bandara Internasional Yangon, Myanmar.

Kedua pesawat membawa makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil, paket makanan siap saji, tenda, selimut, tangki air, serta kain sarung. Selain itu, Kementerian Kesehatan RI mengirim satu ton paket obat-obatan untuk para pengungsi.

Foto: Biro Pers Setpres ... See MoreSee Less

View on Facebook

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu di Jawa Barat memiliki satu tantangan sendiri: konstruksinya menembus bukit di Desa Cilengser, Kabupaten Sumedang, berupa terowongan sepanjang 472 meter. Saat ini, terowongan selebar 14 meter itu telah tembus sepanjang 65 meter. Selain terowongan, di ruas tol ini ada Jembatan Cinampel yang pilar-pilarnya sedang dalam pengecoran.

Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61,1 kilometer menghubungkan wilayah tengah dengan utara Jawa Barat. Tol ini juga akan menghubungkan kawasan strategis nasional Cekungan Bandung dengan Bandara Kertajati yang sedang dibangun di Majalengka.

Bila tak ada halangan, Jalan Tol Cisumdawu akan selesai dan beroperasi seluruhnya pada tahun 2019.

Foto: Dokumentasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI ... See MoreSee Less

View on Facebook

Guru-guru PAUD se-Jakarta berjoget Maumere, saya dan Ibu Negara pun ikut melantai. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Ada pergeseran perniagaan dari dunia offline menuju online. Daripada jauh-jauh ke toko atau ke mal karena macet di jalan, sekarang tinggal mengeluarkan telepon genggam, buka aplikasi, dan pesan. Tinggal tunggu barangnya diantar sampai ke rumah.

Perubahan ini harus dicermati oleh para pelaku usaha. Kepada mereka yang hadir di Indonesia Business & Development Expo di Jakarta, kemarin, saya ingatkan bahwa kita sudah berada di era perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.

Pergeseran-pergeseran itu tak hanya terjadi dalam pola konsumsi, tapi juga pada pola kerja dan produksi. Dulu orang harus keluar uang Rp50.000-Rp75.000 untuk beli DVD. Sekarang, ratusan ribu video gratis di Youtube, Facebook, dan Instagram bisa kita lihat dan pakai. Dulu orang harus keluar uang untuk beli buku, koran, majalah, sekarang segala macam berita dan tulisan gratis ada di internet.

Namun di tengah perubahan itu, muncul pula peluang-peluang baru. Banyak sektor lain yang justru semakin tumbuh sebagai efek berantai dari perkembangan yang ada. Kafe dan restoran, tempat anak-anak muda milenial berkumpul dan berfoto bersama, semakin semarak. Biro perjalanan dan pariwisata bertumbuh dahsyat dan semakin cepat. Sektor pariwisata bertumbuh 10-15 persen di saat ekonomi kita tumbuh lima persen per tahun.

Sudah siapkah Anda dengan semua perubahan itu?

Foto: Biro Pers Setpres ... See MoreSee Less

View on Facebook