Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat, 15 Maret 2019, Presiden Joko Widodo hadir dalam acara penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi para pelajar se-Kabupaten Toba Samosir di SMK Negeri 1 Balige.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta sejumlah pelajar untuk maju ke panggung dan berdialog dengannya. Salah seorang di antaranya ialah Cristopher Roni Tambunan, pelajar SMK setempat jurusan teknik permesinan.

“Kami dilatih di sini mengelas, membubut, mengepres, menggerinda,” ujarnya ketika ditanyakan mengenai apa yang dipelajari di jurusan tersebut oleh Presiden.

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung 2.000 Kartu Indonesia Pintar kepada para pelajar yang terdiri atas pelajar SD, SMP, SMA dan SMK. Presiden mengingatkan, dana bantuan yang ada di kartu tersebut hanya boleh dipergunakan untuk kepentingan pendidikan para pelajar.

“Uang itu hanya diberikan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. Di luar itu tidak boleh,” kata Presiden.

Kartu Indonesia Pintar sebagai salah satu program unggulan pemerintah memberikan bantuan dana pendidikan dalam tiga skema pembiayaan. Untuk para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan pendidikan sebesar Rp 450 ribu per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp 750 ribu. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp 1 juta.

“Janjian ya kalau uang yang ada di kartu ini nanti ada yang dipakai untuk beli pulsa kartunya dicabut. Kita harus disiplin menggunakan uang yang ada di kartu ini,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Negara juga menyampaikan pesan kepada para pelajar agar bijak dalam mempergunakan KIP dan rajin belajar, beribadah, serta berolahraga.

“Saya titip terus belajar yang giat, siap? Selain itu jangan lupa juga beribadah dan berolahraga,” tandasnya.