Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Selasa, 1 Oktober 2019.

Upacara dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri, Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, pimpinan lembaga tinggi negara, duta besar negara sahabat, dan ratusan pelajar.

Bertindak sebagai komandan upacara adalah Kombes Pol. Dover Christian. Sementara berlaku sebagai perwira upacara adalah Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta, Brigjen TNI Syafruddin.

Dalam upacara pagi ini, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang membacakan naskah Pancasila. Sementara Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Adapun, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo membacakan dan menandatangani naskah Ikrar dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membacakan doa yang menjadi penutup rangkaian acara.

Selepas rangkaian upacara, Presiden Jokowi beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Negara Iriana beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla mengunjungi sumur lubang buaya. Setelah itu, keempatnya beramah-tamah dengan keluarga Pahlawan Revolusi dan mendengarkan persembahan lagu-lagu perjuangan oleh aubade.

Dalam unggahannya di akun Instagram pribadi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Pancasila telah menjadi benteng bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman atau serbuan dari ideologi-ideologi lain. Maka, menjadi tugas bangsa Indonesia untuk selalu mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Berbagai ujian datang untuk menggoyahkan persatuan, tapi semuanya terpental oleh keteguhan kita pada komitmen bersama untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tulisnya.