Presiden Joko Widodo terus memantau jalannya proyek strategis nasional (PSN) di berbagai provinsi. Dalam rapat terbatas yang dilaksanakan Rabu sore, 2 Agustus 2017, di Kantor Presiden, Jakarta, Kepala Negara mengumpulkan jajaran terkait beserta Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno untuk mengevaluasi perkembangan proyek tersebut di Sumatra Barat.

Pelaksanaan sejumlah PSN terus dikawal langsung oleh Presiden di lapangan. Sebab, ia menginginkan adanya percepatan pembangunan ekonomi di daerah sekaligus memajukan daerah dan kesejahteraan rakyat.

“Saya ingin menegaskan lagi bahwa keberadaan PSN harus betul-betul memiliki dampak dan dirasakan manfaatnya dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Presiden.

Perekonomian Provinsi Sumatra Barat dalam catatan yang dimiliki Presiden tumbuh sebesar 4,91 persen pada triwulan I tahun 2017. PSN yang saat ini berjalan di provinsi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan mengurangi angka pengangguran.

“Selain itu saya minta dilihat lagi program-program prioritas baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. Dilihat lagi sejauh mana implementasi program-program tersebut bisa menyentuh 6,87 persen penduduk prasejahtera di Sumatra Barat dan juga bisa menurunkan pengangguran terbuka yang masih berada pada angka 5,8 persen,” ujarnya.

Presiden juga mendengarkan langsung pemaparan mengenai perkembangan pembangunan sejumlah ruas jalan tol Trans Sumatra. Di antaranya ialah pembangunan ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang sepanjang 80 kilometer dan ruas Pekanbaru-Bengkinang-Payakumbuh-Bukittinggi sepanjang 185 kilometer.

 

video Proyek Nasional Dorong Ekonomi Sumbar