Temanggung — Setelah Kabupaten Wonosobo, pada hari yang sama Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Temanggung. Dengan didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Presiden Jokowi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 1.232 siswa yatim/panti dan warga belajar kesetaraan.

Tak henti-hentinya Presiden Jokowi mengimbau seluruh anak-anak Indonesia usia sekolah untuk selalu terus menerus belajar supaya tidak putus atau berhenti sekolah.

“Belajar itu penting, agar kalian pintar di masa yang akan datang. Oleh karena itu jangan malas untuk belajar, belajar, belajar”, ujar Jokowi saat membagikan KIP di gedung Pemuda, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/06/2017).

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program prioritas pemerintah agar siswa memenuhi 12 tahun belajar di sekolah hingga nantinya melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Pada kesempatan ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai pelaksana PIP membagikan KIP kepada 425 siswa Sekolah Dasar (SD), 268 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 103 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 232 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta 203 waga belajar Paket A, Paket B dan Paket C di sekitar Kabupaten Temanggung.

PIP pada dasarnya bertujuan memberikan bantuan kepada siswa-siswi secara personal untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Siswa dengan jenjang SD atau Paket A menerima bantuan dana sebesar Rp450.000,- per tahun sedangkan jenjang SMP atau Paket B sebesar Rp750.000,- per tahun serta jenjang SMA dan SMK atau Paket C sebesar Rp1.000.000,- per tahun.

Sesuai dengan nawacita presiden, melalui KIP, pemerintah berharap dapat memberikan akses layanan pendidikan yang merata untuk seluruh anak-anak Indonesia usia sekolah.

“KIP ini dirancang untuk menyelamatkan anak sekolah yang karena alasan tertentu tidak bisa melanjutkan,” ungkap Mendikbud Muhadjir dalam sambutannya.

Pada hari yang sama, Kemendikbud yang bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) menyelenggarakan percepatan pencairan dana KIP tahun 2016 dan 2017. Sekitar 151 siswa SMA penerima KIP mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) mereka.

“Agar anak-anak dapat langsung merasakan manfaat PIP, Kemendikbud akan semakin gencar melaksanakan percepatan pencairan dana PIP,” ujar Mendikbud Muhadjir.

Selain menerima KIP, seperti biasa siswa juga menerima perlengkapan sekolah seperti tas, buku, tempat pensil serta perlengkapan makan. Sedangkan siswa yang berani maju untuk menunjukkan keterampilannya seperti nembang gambuh, pencak silat dan menjawab beberapa pertanyaan presiden diberi hadiah sepeda bertuliskan “Hadiah Presiden Jokowi”.

Hadir bersama Mendikbud dalam kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Temanggung, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno dan Staf Khusus Mendikbud bidang Monitoring Implementasi Kebijakan Alpha Amirrachman.