Bertempat di lokasi bekas kebakaran lahan dan hutan Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 27 November 2014, Presiden Jokowi menyatakan akan meninjau ulang perizinan perusahaan yang mengonversi lahan gambut menjadi lahan monokultur yang merusak ekosistem.

Hal itu penting, supaya hutan hujan tropis yang dimiliki Indonesia tidak habis dengan tanaman konsesi seperti kelapa sawit. Untuk itulah, Presiden menegaskan akan melanjutkan moratorium (penghentian) pembukaan hutan untuk diubah menjadi perkebunan sawit.

Melalui pengamatan dari udara, Presiden menemukan adanya lahan sagu yang rusak karena terdampak pola penanaman monokultur. Dilihat dari udara, kawasan yang terlihat hijau harus diperiksa ulang, apakah hijaunya lahan merupakan hutan hujan tropis atau lahan olahan yang terdiri satu jenis tanaman saja.