Dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Wilayah Kalimantan, Senin, 15 Desember 2014, Presiden Jokowi menekankan untuk tidak lagi membanggakan kekayaan dan sumber daya alam sebagai daya saing bangsa.

Bertempat di Kantor Walikota Tarakan, Kalimantan Utara, Presiden justru mengingatkan untuk berhati-hati jika suatu daerah memiliki sumber daya alam yang melimpah. “Belum tentu dengan sumber daya alam yang besar, rakyat kita bisa makmur,” demikian Presiden mengingatkan.

Presiden memberi contoh banyak negara yang melesat maju dalam perekonomian global tetapi justru negara tersebut minim dalam sumber daya alam. “Negara-negara seperti Singapura, Korea Selatan, dan Jepang, yang tingkat perekonomiannya melesat dengan cepat selama beberapa dekade, meskipun negara-negara tersebut minim sumber daya alam,” paparnya.

Menurut Presiden Jokowi, hal terpenting yang harus dimiliki adalah adanya kebijakan publik yang baik dan benar. “Hanya itu kuncinya, tidak ada yang lain,” katanya.