Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Jokowi melakukan groundbreaking enam pembangkit Mobile Power Plant (MPP) regional Sumatera yang dipusatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Air Anyir, Kecamatan Merwang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (1/6).

Presiden menyampaikan bahwa tahun lalu ia mendapat keluhan dari masyarakat mengenai listrik. “Hampir semuanya menyampaikan, Pak listriknya biarpet. Sehingga saat itu juga saya memerintahkan kepada Ibu Menteri BUMN, Dirut PLN agar Bangka Belitung diberikan prioritas,” tutur Presiden Jokowi. Membangun sebuah pembangkit listrik, menurut Presiden, membutuhkan waktu yang lama. Pembangkit batu bara membutuhkan waktu 4 – 5 tahun. “Tapi, kalo memakai MPP yang pakai gas bisa selesai 6 bulan,” tambah Presiden.