Penegasan Presiden untuk lebih mengedepankan kerja nyata disampaikan pada kegiatan Hari Menanam Pohon yang dipusatkan di Desa Tempursari, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 29 November 2014.

Seremoni dan kegiatan simbolis, menurut Presiden harus dihentikan. Untuk mendorong seluruh masyarakat terlibat dalam upaya menghijaukan kembali Indonesia, peringatan Hari Menanam Pohon dan Bulan Menanam Indonesia tidak boleh lagi menjadi peringatan seremonial lagi di tahun-tahun mendatang. Presiden memaparkan pengalamannya mengecek ulang kegiatan semacam ini, di mana banyak yang sudah tidak ada bekasnya.

Untuk itu, ke depan Presiden meminta supaya menanam pohon menjadi kegiatan nyata, bukan sekadar proyek penanaman, apalagi kegiatan seremoni belaka.

Selain menghadiri kegiatan ini, Presiden juga meninjau Waduk Gajahmungkur yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri. Di lokasi ini, Presiden melihat betapa waduk kondisinya memprihatinkan dan dipenuhi lumpur. Ia pun memerintahkan untuk membenahi persoalan ini mulai dari pembenahan di hulu, pengerukan lumpur di area waduk, sampai dengan penanaman pohon-pohon di sekelilingnya.