BERITA UTAMA

PROGRAM PRIORITAS

BLUSUKAN

Teruslah Belajar untuk Wujudkan Cita-Cita

Sebagai realisasi program strategis nasional, Presiden Joko Widodo menyerahkan 1.000 Kartu Indonesia Pintar kepada siswa SD, SMP, SMA, SMK dan juga program Kesetaraan (Paket...

Pasar Mama-mama, Perhatian kepada Pedagang Tradisional Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Pasar Mama-Mama, di kota Jayapura. Pembangunan pasar bagi Mama-Mama Papua ini merupakan bagian dari Program Nawacita Presiden Joko...

Naik Trail, Presiden Lihat Sulitnya Membangun Trans Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengendarai sendiri motor trail menyusuri jalan Trans Papua sepanjang kurang lebih 6 km yang belum diaspal. Itu dilakukan Presiden saat...

Terobosan Pembangunan Pembangkit Listrik di Indonesia Timur

Keluhan yang kerap didengar Presiden Joko Widodo (Jokowi) setiap berkunjung ke provinsi, ke kabupaten dan kota manapun, adalah masalah listrik. “Ada yang lapor, Bupati, “Pak, listrik...

PLBN Skouw dan Bukti Pembangunan Daerah Perbatasan

Sejak hari pertama dilantik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan keinginan untuk membangun daerah-daerah perbatasan. Pembangunan beranda-beranda terdepan Indonesia tidak boleh dilupakan. “Seperti di mana...

FOTO VIDEO

Saya mengucapkan rasa duka yang mendalam kepada para korban ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta, semalam. Baik yang terluka dan masih di rumah sakit, maupun yang meninggal dunia.

Ini sungguh-sungguh sudah keterlaluan. Tukang ojek jadi korban, sopir angkot jadi korban, penjual lapak kelontong jadi korban, polisi jadi korban.

Saya memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku yang melakukannya. Saya perintahkan untuk mengejar mereka sampai ke akar-akarnya.

Dan saya menyerukan kepada seluruh anak bangsa di seluruh tanah air agar tetap tenang dan tetap menjaga persatuan. Tetap menjaga kesejukan karena hari-hari ini kita umat muslim sedang mempersiapkan diri memasuki bulan Ramadan untuk menjalankan ibadah puasa. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Membelah belantara, naik gunung yang sangat tinggi, sampai 3.200 meter di atas permukaan laut. Inilah medan berat yang harus diatasi Kementerian PUPR dan TNI yang bersama-sama membangun jalan di Trans Papua ini.

Saya menyusuri tujuh kilometer dari 287 kilometer jalur Wamena sampai ke Kenyam dengan sepeda motor.

Simak video saya dari jalur Trans Papua ini .... ... See MoreSee Less

View on Facebook

Negara Pancasila itu sudah final.

Bila ada organisasi massa yang ingin keluar dan mengganggu ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kebinekaan bangsa, saya pastikan bahwa negara tidak akan tinggal diam.

Bagaimana kalau ada ormas yang seperti itu? Kita gebuk!

Begitu juga PKI yang berhaluan komunis. Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 telah menyatakan bahwa PKI sebagai organisasi terlarang. Bila PKI bangkit lagi di Tanah Air, ya kita gebuk. Kita tendang.

Itu sudah jelas. Jangan ditanyakan lagi karena payung hukumnya jelas: Tap MPRS. ... See MoreSee Less

View on Facebook

Indonesia dan Swedia terpisah benua, berjarak lebih dari 10.000 kilometer, tapi kedua negara memiliki begitu banyak kesamaan. Dalam politik luar negeri, misalnya, kita sama-sama berperan aktif dalam pasukan perdamaian PBB, sama-sama mendukung kemerdekaan Palestina, dan bahkan juga sepakat bekerja sama trilateral membantu Palestina sejak tahun 2015.

Kedatangan Raja Swedia Carl XVII Gustaf dan Ratu Silvia di Istana Kepresidenan Bogor, Senin kemarin, kita sambut dengan meriah. Ada pasukan Nusantara, korps musik, pasukan berkuda oleh Paspampres, juga para pelajar dari Kota Bogor yang mengenakan pakaian adat Nusantara. Saya mengajak Raja Carl XVI berkeliling area Kebun Raya Bogor dengan kendaraan buggy yang saya kemudikan sendiri.

Kami juga berbincang di beranda Istana Bogor sambil menikmati keindahan patung "The Hand of God", sebuah karya dari pematung asal Swedia yang ada di halaman belakang Istana Bogor. Di halaman itu pula kami menanam pohon ulin: kayu yang paling kuat, supaya hubungan kita menjadi kuat sekali. Sekuat kayu ini.

Kepada Raja Swedia Carl XVI Gustaf, pemerintah menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna, sebagaimana saya juga dulu mendapat kehormatan serupa, penghargaan The Royal Order of the Seraphim dari Raja Swedia.

Ini memang kunjungan bersejarah mengingat 65 tahun menjalin hubungan bilateral, baru pertama kalinya seorang Kepala Negara Swedia melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Tentu saja, kedatangan Raja Carl XVII menjadi kesempatan untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama yang lebih luas antara dua negara.

Swedia merupakan mitra perdagangan terbesar bagi Indonesia di kawasan Nordic. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Swedia didampingi 35 delegasi bisnis, dan kedua negara akan menyelenggarakan Indonesia-Sweden Executive Forum.

Kedua negara juga menandatangani tiga nota kesepahaman, yakni kerja sama mengenai bebas visa untuk paspor diplomatik dan dinas, kerja sama di bidang transportasi, navigasi udara, dan airport, serta kerja sama dalam bidang industri kreatif. Ada juga yang ditandatangani secara terpisah, yaitu kerja sama di bidang inovasi, kewirausahaan, science park, dan pembiayaan pendidikan.

Foto: Biro Pers Setpres ... See MoreSee Less

View on Facebook