LAMPUNG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berperan dalam mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Salah satunya mendukung kegiatan pendidikan di Institut Teknologi Sumatera (Itera) dengan membangun tujuh buah embung, tiga rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) mahasiswa dan akses Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yakni Segmen SS Lematang – SS Kotabaru sepanjang 5,6 km yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Minggu, 21 Januari 2018.

Kementerian PUPR membangun tujuh embung bertujuan sebagai konservasi air tanah yang menampung air hujan dan nantinya dimanfaatkan pada musim kemarau. Selain itu, embung juga digunakan sebagai kolam pengembangan ikan air tawar dan ruang belajar terbuka bagi mahasiswa.

“Kementerian PUPR tengah membangun embung untuk menjaga kondisi air tanah di sekitar kampus ITERA,” kata Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menristekdikti Mohamad Nasir, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Rektor Itera Ofyar Z. Tamin saat melakukan peninjauan di ITERA.

Sementara itu Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Syafrudin mengatakan sebanyak enam embung telah selesai dibangun dan 1 embung lainnya akan dibangun pada tahun 2018.

“Pembangunan dilaksanakan sejak tahun 2016 dan direncanakan selesai seluruhnya pada 2019 dengan total anggaran sebesar Rp 43,73 miliar,” jelasnya.

Embung tersebut akan dilengkapi tanggul, jalan inspeksi, pemagaran dan penataan lingkungan sekitarnya. Kapasitas tampung ketujuh embung tersebut kurang lebih 350 ribu m3.

Sementara itu Rusunawa mahasiswa yang dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan pada tahun 2016 sebanyak 2 tower kini telah terisi seluruhnya oleh sekitar 528 orang. Jumlah unit dua tower tersebut sebanyak 176 unit dimana tiap unitnya ditempati oleh 3 orang mahasiswa. Sementara 1 tower yang baru selesai tahun 2017 lalu kini dalam tahap penghunian oleh mahasiswa. Jumlah unitnya sebanyak 97 unit yang dapat menampung 388 orang.

Beberapa kuntungan yang dapat diperoleh mahasiswa yang memilih tinggal di Rusunawa yang terletak di Jalan Terusan Ryacudu, Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, adalah biaya sewa yang murah. Biaya sewa kos-kosan di sekitar kampus saat ini sekitar Rp 500.000 – Rp 600.000 per kamar, sedangkan biaya sewa di Rusunawa hanya Rp 150.000.