JAKARTA  РMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan Kementerian Sosial menggandeng Bill & Melinda Gates Foundation dalam mendukung inklusi keuangan melalui bantuan sosial non tunai, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH).

“Hadirnya dukungan internasional ini menunjukkan bahwa bantuan sosial non tunai ini diakui sebagai sistem yang efektif dalam pengentasan kemiskinan,” tutur Mensos usai menerima kedatangan perwakilan Bill & Melinda Gates Foundation bertempat di ruang kerja Menteri Sosial di Jakarta, Selasa.

Dikatakan Mensos, yayasan milik suami istri miliarder Bill dan Melinda Gates ini menyatakan dukungan yang diberikan meliputi penguatan kapasitas penerima bansos non tunai dalam hal ini Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Yayasan ini, lanjut Mensos, juga akan membantu peningkatan kapasitas pengelola e-Warong KUBE PKH, membangun sistem penanganan keluhan terhadap program, membangun sistem komunikasi untuk perluasan inklusi keuangan, serta monitoring dan evaluasi program.

Menuju 10 Juta Penerima Bansos PKH Pada 2018

“Tahun ini penerima bansos nontunai PKH mencapai 100 persen yakni 6 juta keluarga. Tahun depan jumlah penerima PKH akan ditingkatkan menjadi 10 juta. Sistem baru ini tentu memerlukan sosialisasi dan strategi komunikasi yang tepat kepada penerima bansos agar program ini sukses,” tutur Mensos.

Group Managing Director MicroSave, Graham A.N. Wright yang ditunjuk Yayasan Bill & Melinda Gates mengungkapkan pemerintah Indonesia telah melakukan langkah signifikan dalam hal inklusi keuangan. Pemerintah, lanjutnya, telah secara efektif melakukan transfer dana bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat atau governmet and people transfer dengan baik.

“Saya berharap dengan pengalaman kami di berbagai negara di dunia, kami bisa membantu di Indonesia,” katanya.

Mensos menambahkan untuk menindaklanjuti hal ini, Kemensos akan segera menggelar Pertemuan Para Donor. Tujuannya adalah mendorong partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan penyaluran bansos non tunai.

“Pemerintah punya target pada 2019 inklusi keuangan secara nasional mencapai 75 persen. Kita akan lihat perkembangan dan pergerakannya berangkat dari penerima PKH yakni masyarakat dengan 9 persen status ekonomi terendah,” kata Khofifah.