JAKARTA – Sebanyak 72 orang peserta Kirab Pemuda 2017 dikukuhkan Menpora Imam Nahrawi di Wisma Teater Kemenpora, Senin (25/9) siang. Mereka adalah pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi Kemenpora yang nantinya akan merangkai perbedaan dan merangkai keanekaragaman dari Sabang sampai Marauke dan dari Miangas sampai Rote.

Dalam arahanya, Menpora mengatakan, siang hari ini kita berkumpul dalam rangka Pengukuhan Peserta Inti Kirab Pemuda 2017. “Kita akan merangkai itu semua sebagai bangsa besar dan bangsa yang optimis bagi masa depan bangsanya untuk menjadi rujukan dunia. Karenanya, pertemuan siang hari ini agar para peserta mempunyai kesiapan mental, kesiapan spritual dan kesiapan keyakinan bahwa tugas sebagai pesereta Kirab Pemuda tidak mudah. Tugas ini cukup berat, karena di sana kalian akan bertemu dengan berbagai macam agama, suku, adat istiadat dan sebagainya,” ujar Menpora.

Menpora melanjutkan, maka disitulah sesesungguhnya kalian haris menajadi figur di tengah-tengah mereka. “Kalian yang berasal dari 34 Propinsi sudah barang tentu bisa menujukkan sebagai bagian perasatuan. Karena itu, tagline #BeraniBersatu, bukan semata-mata slogan di forum ini tapi slogan yang harus kita kobarkan di negeri ini. Kalau kalian mengaku sebagai pemuda Indonesia berarti kalaian berani bersatu untuk Indonesia. Maka saya ingin Kirab Pemuda ini menjadi momentum besar bagi sejarah Indonesia dan kaliam harus menjadi bagian dari sejarah ini,” lanjutnya.

Ia pun meminta untuk mempublikasikan kegiatan ini melalui medsos. “Mulai sekarang kalian harus meginformasikan keseluruh teman-teman kalian yang ada di masing-masing provinsi tentang pentingnya acara ini. Pengalaman menarik dimanapun dan pemandangan wisata yang bagus di publikasikan melalui medsos, agar semua pemuda Indonesia bisa memahami sekaligus terlibat pada kegaitan yang bagus ini. Mulai saat ini kalian harus punya tagar (#) sendiri, #Berani Bersatu, sebagai rujukan anak muda Indonesia,” ajak Menpora.

Sementara Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menjelaskan, Ke 72 Peserta Inti Kirab Pemuda 2017 telah melalui perjalan panjang sleksi perekrutan yang dimulai dengan usulan 2-3 pasang pemuda yang mendapat rekomendasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga masing-masing provinsi, yang kemudian melalui seleksi, baik melalui seleksi dokumen administrasi dan wawancara untuk kemudian ditetapkan sebagai Peserta Inti Kirab Pemuda 20.

“Mereka yang terpilih kemudian dipanggil ke Jakarta untuk melaksanakan pembekalan selama 3 (tiga hari) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi DKI. Pembekalan ini bertujuan untuk mempersatukan dan memperbulat tekad dan komitmen seluruh peserta untuk melaksanakan materi seperti Kirab Pemuda 2017,” ujarnya.

Menurutnya, rute perjalanan Kirab ini terbagi atas dua zona yang pertama dimulai dari Zona Miangas bergerak menuju Sabang hingga ke Solo dan Zona Kedua yang dimulai dari Kota Rote Ndao di NTT bergerak menuju Merauke dan berakhir di Solo. Kota asal Presiden Joko Widodo ini akan menjadi titik akhir dari pelaksanaan kegiatan Kirab Pemuda 2017.

Pada acara pengukuhan tersebut, diluncurkan website kirabmuda com, mobile app kirabpemuda yang sudah dapat diakses oleh pemuda dan masyarakat Indonesia melalui android. Selain juga peluncuran jingle KIRAB PEMUDA yang akan terus mengiringi langkah-langkah para pemuda dalam Kirab Pemuda 2017.

Setelah acara pengukuhan, sebagian Peserta Inti Kirab Pemuda 2017 akan melakukan Kirab di zona I, dan mereka akan langsung berangkat menuju bandara untuk melaksanakan upacara di Titik Pangkal Zona I Miangas, Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 26 September 2017 untuk seterusnya bergerak kearah barat Indonesia melewati Sabang dan berakhir di Blitar. Peserta inti (36 orang) zona II yang lain berangkat 28 September 2017 untuk Zona di Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melaksanakan upacara pelepasan di Titik Pangkal Zona ll seterusnya bergerak timur Indonesia melewati Merauke, menuju ke Blitar. Acara puncak akan dilaksanakan di Blitar pada tanggal 6-8 Desember 2017.

Ikut hadir pada acara tersebut yakni Asisten Deputi Peningkatan Kreatifitas Pemuda Eny Budi Sri Haryani, Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Alman Hudri, Asisten Deputi Bidang Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Djunaidi, Staf Khusus Bidang Pemuda Zainul Munasichin.