SIARAN PERS – Ibu Negara Iriana Joko Widodo berharap agar industri kreatif di Tanah Air, khususnya di daerah, dapat berkembang lebih jauh dan terus berinovasi. Oleh karenanya, Ibu Iriana mendorong agar para pengrajin di Tanah Air secara rutin mengadakan pameran kerajinan dan kreativitas agar karyanya semakin dikenal dunia luar.

Dalam kunjungan kerjanya ke Cirebon hari ini, Ibu Negara beserta rombongan menyempatkan diri untuk melakukan peninjauan produk kerajinan di Rumah Kerang Multi Dimensi, Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ibu Negara mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan para pengrajin melalui produk-produk olahan limbah kerang yang membawa nilai tambah dan ekonomi tersendiri setelah diolah sedemikian rupa. Ibu Iriana pun berharap agar ke depannya industri kreatif dan kerajinan serupa itu dapat terus berkembang dan berinovasi di Indonesia.

“Semakin ada inovasi yang baru, terus mengikuti tren-tren itu. Pameran-pameran produk pun harus terus dilakukan,” terang Ibu Iriana kepada para jurnalis pada 24 Oktober 2016.

Rumah Kerang Multi Dimensi yang telah berdiri sejak tahun 2.000 silam memang terbilang berhasil untuk memanfaatkan limbah kerang hingga menjadi suatu produk yang unik. Beragam furnitur dan interior bisa ditemukan di sana, di antaranya lampu hias, bingkai foto, cermin, pajangan, lampu gantung, bunga imitasi, wallpaper, peralatan makan, aksesori perempuan, dan ragam lainnya yang terbuat dari kulit kerang. Keberhasilan tersebut ditandai dengan hasil kerajinan kerang yang banyak diekspor ke luar negeri seperti Jepang, Spanyol, Timur Tengah, Uni Emirat Arab, Eropa, dan Amerika Serikat.

Nur Hadian J. Taguba, selaku pemilik dan pengrajin kerang yang menyambut langsung kedatangan Ibu Iriana berterima kasih dan mengapresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Ibu Iriana terhadap eksistensi kerajinan nasional. Sebab, kunjungan yang dilakukan tersebut dinilai mampu mendorong mereka agar dapat berkarya lebih baik lagi.

“Kunjungan ini mendorong semangat kami untuk berkarya lebih baik lagi,” ujar Nur Hadian dalam kesempatan yang sama.

Perhatian Ibu Iriana terhadap kreativitas anak bangsa sebelumnya juga ditunjukkannya ketika berkunjung ke rumah produksi batik Ninik Ichsan di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Sekitar pukul 11.45 WIB, Ibu Iriana beserta rombongan tiba di lokasi dan langsung disambut oleh generasi kelima pemilik rumah produksi batik Ninik Ichsan, Ninik Masruni Masina.

Rumah yang dikunjungi Ibu Negara dan rombongan tersebut merupakan tempat tinggal, galeri, sekaligus menjadi tempat untuk proses pembuatan batik. Berbeda dengan toko batik lainnya yang hanya menjual batik, rumah tersebut tak hanya menjajakan produk-produk batik semata, namun juga sekaligus menjadi tempat pembuatan kerajinan batik.

Saat berkunjung ke rumah produksi batik Ninik Ichsan, Ibu Iriana Joko Widodo menyempatkan diri untuk menyapa anak-anak kecil yang ada di sekitar rumah tersebut dan memberi mereka hadiah berupa buku tulis. Kepada jurnalis, Ibu Iriana juga sempat memberitahukan bahwa dirinya membeli batik bermotif Megamendung kala peninjauan tersebut.

“Tadi juga beli buat Bapak (Presiden Jokowi) yang ada gambar rusanya,” ucapnya.

Turut mendampingi Ibu Iriana dalam peninjauan tersebut di antaranya Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla, Ibu Ratna Megawangi Djalil selaku Ketua Bidang 1 OASE, Ibu Nora Tristiyana Ryamizard Ryacudu selaku Ketua Bidang 3 OASE, dan sejumlah anggota OASE lainnya.

 

24 Oktober 2016

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

 

Bey Machmudin