SIARAN PERS – Pembangunan infrastruktur adalah faktor kunci untuk memenangi persaingan ekonomi global karena itulah pemerintah terus meningkatkan fasilitas infrastrukturnya di seluruh wilayah. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam beberapa kali kesempatan. Selain itu, infrastruktur juga diyakini menjadi kunci untuk menekan biaya transportasi dan logistik sehingga dapat menurunkan harga seluruh produk yang didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut, Presiden akan meresmikan pengoperasian jalan Tol Surabaya-Mojokerto seksi IV di Mojokerto, dan peresmian Bendungan Nipah di Kabupaten Sampang, Madura dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Sabtu 19 Maret 2016.

Pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang akan diresmikan sepanjang 18,47 Km dan nantinya masih akan ada 16,01 Km yang masih dalam proses pengerjaan dan diharapkan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto dapat beroperasi penuh pada tahun 2017.

Setelah dari Mojokerto, Presiden akan bertolak ke Kabupaten Sampang, Madura, untuk meresmikan Bendungan Nipah yang merupakan salah satu dari 65 Bendungan yang akan dibangun pemerintah dalam kurun waktu 2015-2019.

Bendungan Nipah nantinya dapat mengairi sawah seluas 1.150 Ha, yang terdiri dari 925 Ha sawah baru yang merupakan pengembangan sawah tadah hujan. Sisanya, seluas 225 Ha, merupakan areal sawah existing. Manfaat lain bendungan ini adalah sebagai konservasi sumber daya air, sebagai obyek pariwisata dan untuk perikanan ikan tebar.

Malam harinya, Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi direncanakan akan menghadiri resepsi pernikahan putri Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Grand City, Surabaya. Presiden dan Ibu Iriana direncanakan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Sabtu malam, 19 Maret 2016. ‎

 

19 Maret 2016

Tim Komunikasi Presiden