SIARAN PERS – Presiden Joko Widodo menyerahkan bola kepada wasit yang memimpin pertandingan Persib Bandung melawan Mitra Kukar di tribun kehormatan Stadion Si Jalak ‎Harupat Kabupaten Bandung, Kamis 17 Maret 2016 pukul 20.45 WIB.

Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Penyerahan bola ini sekaligus menandakan dimulainya Bhayangkara Cup 2016‎.

Dalam laporannya, Kapolri Badrodin Haiti mengatakan bahwa Bhayangkara Cup 2016 dihelat karena semangat menghidupkan sepakbola Indonesia yang saat ini dalam masa pembenahan. “Bhayangkara Cup 2016 merupakan kelanjutan dari Piala Presiden dan Piala Panglima TNI,” ucap Kapolri.‎

Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo saat pembukaan Piala Presiden di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali pada tanggal 30 Agustus 2015 lalu, bahwa turnamen-turnamen seperti ini diselenggarakan untuk mengisi kekosongan sekaligus membenahi persepakbolaan nasional. “Sekali lagi saya tegaskan, kebangkitan sepak bola Indonesia dan perbaikan total adalah pilihan yang kita ambil demi memperbaiki sepak bola ke depannya,” ucap Presiden Jokowi pada saat itu.

10 tim terbaik Indonesia akan berlaga di Piala Bhayangkara ini dan bakal memperebutkan hadiah senilai Rp 2,5 miliar.

Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Di Grup A dihuni oleh Persib Bandung, Pusamania Borneo FC PBFC, PS TNI, MitraKukar, dan Sriwijaya FC. Kelimanya akan bermain di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai kandang mereka.

Sedangkan penghuni Grup B adalah Bali United, Arema Cronus, Persipura Jayapura, PS Polri, dan Persija Jakarta dan pertandingan akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Turnamen ini akan digelar di 17 Maret 2016 hingga 3 April 2016, yang mana babak finalnya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Turut hadir pada laga pembuka Piala Bhayangkara itu yaitu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menpora Imam Nahrawi beserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti serta Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan.

 

 

17 Maret 2016

Tim Komunikasi Presiden