IMG-20160704-WA0084

Foto : Rusman, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

SIARAN PERS – Presiden Joko Widodo bersyukur Hari Raya Idul Fitri tahun ini dirayakan serempak oleh seluruh umat muslim di Indonesia. Melalui sidang Isbat yang digelar sore tadi, pemerintah melalui Menteri Agama telah menetapkan 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016. Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sudah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1437 H jatuh pada hari yang sama. Presiden berharap, Idul Fitri yang dirayakan serempak ini dapat menjadi awal kebersamaan masyarakat Islam Indonesia di masa-masa yang akan datang.

“Alhamdulillah, itu yang kita harapkan terus. Mulainya sama, nanti Idul Fitrinya juga sama. Kita selalu harapkan seperti itu,” ujar Presiden menjawab pertanyaan jurnalis usai melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Iman, Kota Padang, Senin 4 Juli 2016.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan alasannya memilih Kota Padang sebagai tempat berlebaran Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo kali ini. Presiden mengatakan bahwa dirinya telah berjanji kepada Gubernur Sumatera Barat untuk hadir bersama masyarakat Padang di lebaran tahun ini.

IMG-20160704-WA0081

Foto : Rusman, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

“Karena kemarin diminta Pak Gubernur. Tahun yang lalu diminta Pak Gubernur untuk bisa berlebaran di Padang. Ya iya, saya sudah janji, saya datangi,” ungkapnya.

Presiden Tiba di Kota Padang

Presiden Joko Widodo dan rombongan sendiri tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, sekitar pukul 17.35 WIB dalam rangka kunjungan kerja. Sebelumnya, rombongan kepresidenan telah menempuh penerbangan dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1 selama 1 jam 35 menit dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Presiden dan Ibu Iriana akan merayakan hari raya Idul Fitri bersama masyarakat di ranah Minang tersebut.

Turut serta dalam rombongan kepresidenan ialah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana serta mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago yang merupakan putra asli Minang.

Setibanya di Padang, Presiden beserta rombongan disambut oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Basaruddin, dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Lodewyk Pusung. Setelahnya, Presiden langsung bergegas menuju tempat penginapan untuk berbuka puasa dan melaksanakan shalat Maghrib.

IMG-20160704-WA0080

Foto : Rusman, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Kegiatan Presiden di hari pertama kunjungannya ini diisi dengan melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah bersama dengan masyarakat Padang di Masjid Nurul Iman. Setibanya di masjid, Presiden langsung menempati shaf terdepan dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Ketua DPD RI Irman Gusman. Tarawih malam ini merupakan tarawih terakhir di bulan suci Ramadhan tahun ini. Sebab, melalui sidang Isbat, pemerintah melalui Menteri Agama telah menetapkan 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu 6 Juli 2016.

Setelah Tarawih, Presiden Joko Widodo blusukan ke Kampung Seberang Pebayan, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Malam itu, Presiden bersilaturahim dengan warga setempat sekaligus membagikan paket bahan pokok dan buku tulis di halaman Masjid Al-Mukarramah.

Padang, 4 Juli 2016
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin