Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

SIARAN PERS – Berbagai bantuan sosial yang diterima masyarakat seyogyanya dapat dimanfaatkan dengan baik. “K‎alau ini dimanfaatkan tepat guna dan tepat sasaran bisa memberikam manfaat yang besar bagi kita semuanya,” ujar Presiden Joko Widodo pada acara penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASDPB), Asistensi Sosial Lanjut Usia (Aslut) dan Beras Sejahtera (Rastra) d‎i Kantor Kecamatan Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis 17 Maret 2016. ‎‎

Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden
Foto: Laily_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Di awal sambutannya, P‎residen mengatakan bahwa tahun lalu anggaran untuk ‎Program Keluarga Harapan (PKH)‎ se-Indonesia Rp. 5,6 Triliun dan tahun ini ditingkatkan menjadi Rp. 9.98 Triliun. “Semakin banyak yang diberi agar anak-anak kita bisa mendapatkan bantuan untuk menyiapkan mereka menuju masa depan dalam semua hal,” kata Presiden ‎

Program PKH adalah program yang difokuskan pada ibu-ibu. Presiden menjelaskan bahwa anggaran PKH untuk Kabupaten Sumedang sebesar Rp. 124 Miliar. “Ini bukan uang sedikit, tapi uang banyak.‎ Kalau untuk Provinsi Jawa Barat anggarannya sebesar Rp. 1,1 Triliun,” ujar Presiden.

‎Usai menyampaikan sambutan, Presiden memberikan lima sepeda kepada warga dengan terlebih dahulu memberikan pertanyaan. Presiden juga menyerahkan bantuan sosial PKH, Kartu ASPDB dan Kartu ASLUT kepada beberapa orang warga yang menjadi perwakilan. ‎‎

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

 

17 Maret 2016

Tim Komunikasi Presiden