SIARAN PERS – Presiden Joko Widodo mengakui bahwa dirinya terus memantau ‎gempa dengan kekuatan 7,8 SR yang terjadi di 682 km arah barat daya Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada hari Rabu 2 Maret 2016 pukul 19:49:41 WIB. Meski pada pukul 22.34 WIB, BMKG mencabut peringatan tsunami.‎

Presiden melihat bahwa ‎telah adanya kesadaran dari masyarakat apabila ada peringatan akan terjadinya sebuah bencana, masyarakat merespon dengan cepat dan bergerak menuju suatu tempat yang aman. “Semuanya sudah menyadari. Itu penting,” ucap Presiden di Bandara Kualanamu, Kamis 3 Maret 2016.

Saat early warning system atau peringatan dini bencana di Mentawai disampaikan, masyarakat bergerak dan mematuhi arahan dari pemerintah untuk menuju suatu tempat atau lokasi. “Tapi setelah dilihat, memang betul-betul tidak ada tsunami, masyarakat kembali ke lokasi masing-masing,” tutur Presiden.

 

Kualanamu, 3 Maret 2016

Tim Komunikasi Presiden