SIARAN PERS – Kunjungan Presiden  Joko Widodo meninjau pembangunan proyek infrastruktur, tidak hanya untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tapi juga menunjukkan

Foto: Cahyo_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Foto: Cahyo_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

keseriusan Pemerintah membangun infrastruktur sehingga akan meningkatkan kepercayaan kepada Pemerintah. “Saya terus ingin menunjukkan tol Trans Sumatera ini tidak hanya ke dalam negeri, tapi juga ke luar negeri,” ucap Presiden di lokasi pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera STA KM 77+200 di Desa Sabahbalau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis, 11 Februari 2016.

‎Dengan menunjukkan keseriusan pemerintah membangun infrastruktur akan meningkatkan kredibilitas pemerintah karena pembangunan infrastruktur memang sedang berjalan pengerjaannya. “Sehingga kalau ada kepercayaan itu, ada arus uang masuk ke negara kita, akan ada arus investasi masuk ke Indonesia, akan ada arus modal masuk ke Indonesia,” ucap Presiden.

Jalan Tol Trans Sumatera Berkembang Cepat

Foto: Cahyo_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat PResiden

Foto: Cahyo_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat PResiden

Mengenai kemajuan dari jalan tol Trans Sumatera ini, Presiden ‎melihat pembangunannya berjalan sesuai dengan perencanaan.  “Saya meilhat memang perkembangannya sangat cepat sekali dan justru pembebasan lahan malah terlalu cepat,” kata Presiden.

Bahkan karena terlalu cepatnya pembebasan lahan, Presiden menerima keluhan dari Gubernur Lampung bahwa pembebasan lahan yang terlalu cepat harus diiringi dengan‎ kecepatan pendanaan. “Akan segera kita rapatkan di Jakarta. Kira-kira kita memang harus mempersiapkan Rp. 1,2 Triiliun untuk di Lampung,” kata Presiden.

Lebaran 2016, Jalan Tol Trans Sumatera Dapat Dicoba‎

Presiden sendiri tercatat sudah empat kali mengunjungi ruas jalan tol Trans Sumatera KM 77+200 ini, yakni pada 29 Mei 2015‎, 13 Juni 2015, 6 Nopember 2015‎ dan hari ini. “Saya akan cek lagi, cek lagi dan cek lagi,” ucap Presiden.

Ruas jalan ini cukup mengagetkan Presiden karena konstruksi yang sudah ‎dicor sejauh 7.9 km hampir 8 km sehingga diperkirakan pada saat lebaran beberapa ruas sudah dapat dicoba.

 

 

11 Februari 2016

Tim Komunikasi Presiden