Foto: Rusman-Layli_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

SIARAN PERS – Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyaksikan pertandingan final Piala Bhayangkara yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu malam, 3 April 2016. Dalam partai puncak tersebut, berhadapan Persib Bandung melawan Arema Cronus. Sebelum dimulainya pertandingan, Presiden bersalaman dengan seluruh pemain dari kedua kesebelasan dan melakukan tendangan kick-off.

Foto: Rusman-Layli_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden
Foto: Rusman-Layli_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Persib Bandung melangkah ke final setelah mengalahkan Bali United 1-0 di babak semifinal yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung pada 30 Maret 2016. Sedangkan Arema Cronus berhasil menumbangkan Sriwijaya FC 1-0 di partai semifinal yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, pada 31 Maret 2016.

Kepada wartawan usai menyaksikan babak pertama, Presiden mengatakan pertandingan berjalan dengan seru. “Nol-nol berarti ya seru banget,” ucap Presiden.

Turnamen Piala Bhayangkara dibuka secara resmi pada tanggal 17 Maret 2016 lalu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung oleh Presiden Joko Widodo. Mempertemukan 10 tim terbaik di Indonesia yang dibagi ke dalam dua grup, turnamen ini berhadiah total senilai Rp. 2,5 miliar.

Foto: Rusman-Layli_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden
Foto: Rusman-Layli_Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Grup A dihuni oleh Persib Bandung, Pusamania Borneo FC PBFC, PS TNI, MitraKukar, dan Sriwijaya FC. Kelimanya akan bermain di Stadion Si Jalak Harupat Bandung sebagai kandang mereka.

Sedangkan penghuni Grup B adalah Bali United, Arema Cronus, Persipura Jayapura, PS Polri, dan Persija Jakarta dan pertandingan akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Turut hadir pada laga final Piala Bhayangkara itu yaitu Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi beserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti.

 

 

Jakarta, 3 April 2016

Tim Komunikasi Presiden