SIARAN PERS –“Saya yakin upaya bersama untuk atasi tantangan regional dan global akan berikan manfaat nyata bagi rakyat kita”, kata Presiden Joko Widodo. Untuk itu, pada KTT ke-17 ASEAN-Republik Korea di Kuala Lumpur, Minggu, 22 November 2015, Presiden menyampaikan tiga rekomendasi kerjasama ASEAN-Republik Korea ke depan.

Foto: BIro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Pertama, Presiden Jokowi menyampaikan perlunya mendorong upaya bersama untuk mencapai target perdagangan ASEAN-Republik Korea sebesar USD 200 milyar di tahun 2020. Upaya tersebut, menurut Presiden dapat dilakukan melalui pemanfataan ASEANKorea Free Trade Area (AKFTA). Sedangkan untuk mengembangkan kapasitas perdagangan UMKM, Presiden Jokowi merekomendasikan didorongnya pembentukan ASEAN-Korea Innovation Center. “Juga perlu didorong perluasan jejaring bisnis melalui ASEAN-Korea Business Council,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan apreasiasi atas investasi langsung Republik Korea ke ASEAN senilai USD 4,7 milyar di tahun 2014.

Rekomendasi kedua yang disampaikan Presiden Jokowi terkait kemitraan ASEAN-Republik Korea adalah kerjasama pariwisata. Menurut Presiden, kerjasama pariwisata dapat membuka lapangan kerja. “Melalui kerjasama pariwisata, saya juga mengajak kedua pihak untuk dapat meningkatkan people-to-people contact,” ujar Presiden.

Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden

Kerjasama keamanan, menurut Presiden, juga sangat penting. Untuk kerjasama keamanan ini, Presiden Jokowi memberi penekanan pada pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan. “Stabilitas dan perdamaian kawasan, karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” ucap Presiden.

Dalam kaitan ini, Presiden Jokowi mendorong adanya normalisasi hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara melalui dialog inter-Korea dan ‘Six Party Talks’. Presiden juga mendorong agar hendaknya Korea Utara patuh terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Tidak ketinggalan, Presiden Jokowi juga menyampaikan penghargaan kepada Republik Korea yang telah memberi dukungan terhadap draft EAS Statement on Enhancing Regional Maritime Cooperation.

 

22 November 2015

Tim Komunikasi Presiden