Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri dalam mengamankan perayaan Natal tahun 2016 sehingga berlangsung dengan aman dan damai.

Hal ini disampaikan Presiden kepada wartawan di Mega Mall Manado, Senin malam, 26 Desember 2016. “Sampai saat ini sangat bagus, TNI dan Polri bekerjasama bersama-sama mengamankan perayaan natal 2016 ini sangat baik,” ucap Presiden.

‘Blusukan’ ke Mega Mall Manado, merupakan agenda pertama Presiden setibanya di Manado, Sulawesi Utara, Senin 26 Desember 2016 pukul 20.40 WITA. Tiba di pusat pertokoan tersebut, Presiden yang mengenakan jaket bomber berwarna hijau dan celana panjang berwarna hitam langsung memasuki mal dan mengelilingi mal tersebut. Banyak pengunjung mal yang tak menyangka kehadiran Presiden, sehingga banyak yang hanya berteriak memanggil nama Presiden. Sebagian lagi dengan sigap mengeluarkan telepon seluler untuk mengabadikan peristiwa langka tersebut dengan kamera telepon seluler.

natal damai 3

Presiden didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memilih beberapa makanan kering di pasar swalayan.

“Belanja bagea kenari (kue kering dari sagu). Bage kenari, ini enak. Saya tanya di toko, makanan khas apa yang enak-enak, saya beli. Saya belum pernah makan bagea kenari. Saya beli karena saya ingin mencoba,” ucap Presiden ketika ditanya wartawan.

Setelah berkeliling di mal selama hampir 30 menit, Presiden menjelaskan kepada wartawan bahwa dirinya tidak menyangka ramainya pusat pertokoan di Manado. “Di semua pusat perekonomian di sini, toko-toko, saya lihat ramai semuanya, padahal sudah jam 21.30 WITA. Masih ramai banget,” kata Presiden.

natal damai

Presiden menjelaskan kepada wartawan bahwa Sulawesi Utara adalah provinsi yang meningkat pesat kunjungan wisatawannya, terutama wisatawan mancanegara. “Di sini pariwisata meningkat sangat drastis. Artinya, ada pergerakan ekonomi, ada peredaran uang yang lebih besar. Saya lihat memang Manado siap menerima turis,” kata Presiden.

Mengenai masih kurangnya fasilitas bagi wisatawan terutama fasilitas penginapan, Presiden menjelaskan bahwa saat ini tengah dibangun beberapa hotel. “Tadi saya sudah tanya ke Pak Gubernur, sekarang dalam proses pembangunan empat unit hotel. Dalam proses, nanti akan datang lagi. Memang kalau ada demand, pasti akan ada supply. Pasti itu. Ada permintaan, pasti ada yang akan membangun,” ucap Presiden.