Bahaya narkoba dan pornografi yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di kalangan pelajar mengetuk hati Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja).

Itulah sebabnya, Ibu Negara, Iriana melakukan peninjauan kegiatan penyuluhan untuk para pelajar SLTA di Medan tentang bahaya narkoba dan pornografi, Rabu, 2 November 2016 yang dipusatkan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.

Saat tiba di tempat acara, Ibu Iriana disambut oleh Ibu Nora Ryamizard Ryacudu dan Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Runtung, S.H., M.Hum. Alunan paduan suara pelajar SMA Negeri 1 Medan turut mengiringi kedatangan Ibu Iriana bersama rombongan.

Acara sosialisai dimulai dengan pemaparan bahaya narkoba dan pornografi. Usai pemaparan, sejumlah pelajar menyampaikan pandangannya soal sosialisasi ini yang mengambil tema “Generasi Muda Indonesia Bersatu Lawan Narkoba dan Pornografi Demi Masa Depan Indonesia Gemilang”.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya untuk berfikir lagi, untuk semakin maju lagi untuk berfikir bahwa narkoba itu sangat buruk dan tidak akan membawa manfaat sama sekali pada kita. Terutama sebagai generasi penerus bangsa, seharusnya kami memberikan hal-hal yang baik dan memberikan inspirasi bagi teman-teman kami,” ujarnya.

 

NARKOBA (2)

 

Senada dengan itu, pelajar lainnya juga memberikan pandangannya. “Acara ini sangat bagus, acara ini sangat bermanfaat untuk kita semua. Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjauhkan kita dari bahaya narkoba, karena kita sebagai generasi muda harus menjadi generasi yang baik, karena orang-orang tua kita yang berada di depan kita ini harapan mereka jatuh di depan kita, bukan di tangan mereka lagi,” ucap pelajar tersebut.

Agenda kunjungan kerja Ibu Negara ke Provinsi Sumatera Utara kali ini juga dimanfaatkannya untuk melakukan peninjauan program deteksi kanker leher rahim (serviks). Bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) dan Kementerian Kesehatan, Ibu Negara bertolak menuju Pasar Petisah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan usai memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan pornografi pada para pelajar SLTA di Kota Medan.

Tiba sekitar pukul 15.00 WIB, Ibu Iriana beserta rombongan disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Polita Nasution. Upaya deteksi dini kanker pada perempuan tersebut dilakukan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker serviks serta Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker payudara.

Sebanyak 170 orang telah terdaftar mengikuti pemeriksaan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 orang dinyatakan positif IVA, sementara 1 orang lainnya ditemukan menderita tumor payudara.

Program deteksi dini kanker pada perempuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan yang telah dicanangkan oleh Ibu Iriana di Kulon Progo, Yogyakarta, pada bulan April 2015 lalu. Sebelumnya, Ibu Iriana bersama dengan OASE-KK juga melakukan peninjauan program tersebut di sejumlah lokasi di DKI Jakarta dan juga Sidoarjo, Jawa Timur.

Selanjutnya Ibu Iriana bersama rombongan melakukan peninjauan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, yang sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ibu Iriana ke Provinsi Sumatera Utara sebelum kembali ke Jakarta pada petang hari.

Turut menyertai Ibu Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerja kali ini adalah Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla serta sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja).