Selasa (13/12/2016), mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di India, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beramah-tamah dengan masyarakat Indonesia di KBRI New Delhi.

Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan masyarakat Indonesia yang berada di India, Presiden Joko Widodo menjelaskan hasil kunjungan kerjanya selama berada di India.

Presiden Joko Widodo juga mengatakan, semua negara mengalami tekanan ekonomi global. Indonesia beruntung karena masih berada pada stabilitas politik dan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang dicapai Indonesia cukup baik, bahkan di antara negara-negara G20, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di peringkat tiga. “Pada kuartal pertama 4,94 persen. Kuartal kedua 5,18 persen dan kuartal ketiga 5,02 persen,” ujar Presiden Joko Widodo.

Duta Besar Indonesia untuk India Rizali Wilmar Indrakesuma mengatakan, masyarakat Indonesia yang hadir dalam ramah tamah dengan Presiden Joko Widodo adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang menikah dengan warga negara India dan juga mereka yang menetap di India. Selain itu juga terdapat ahli-ahli dari Indonesia yang bekerja di lembaga-lembaga di India, serta pelajar dan mahasiswa Indonesia yang berjumlah 200 orang.