Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan momentum tahun baru Islam 1438 Hijriah untuk mengintrospeksi diri. Presiden juga mengajak untuk terus mengembangkan budaya batik pada Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.

Ajakan tersebut disampaikannya melalui cuitan yang ia unggah pada Minggu, 2 Oktober 2016. “Selamat Tahun Baru Islam 1438 Hijriah. Kesempatan yang baik bagi kita untuk introspeksi dan mawas diri -Jkw,” cuitnya sekitar pukul 10.32 WIB.

Dalam cuitan berikutnya, memperingati hari batik nasional pada 2 Oktober ini, Presiden Joko Widodo tak lupa untuk turut mengajak masyarakat agar terus mengembangkan batik yang telah menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Presiden juga menyebut bahwa industri batik merupakan salah satu bentuk industri kreatif yang dapat menggerakkan ekonomi nasional.

“Kembangkan terus batik sebagai industri kreatif yang menggerakkan ekonomi nasional. Selamat Hari Batik Nasional 2016 – Jkw,” tulisnya di akun @jokowi.

Sebagaimana diketahui, tanggal 2 Oktober telah disepakati sebelumnya sebagai Hari Batik Nasional. Hal tersebut dilakukan untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.