Sail Tomini perlu sosialisasi lebih gencar, agar wisatawan dalam dan luar negeri mengetahui tentang Teluk Tomini – yang merupakan bagian dari segitiga terumbu karang dunia Taman Nasional Laut Kepulauan Togean atau dikenal sebagai The Heart of Coral Triangle”

Sebagai Negara kepualauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak potensi pariwisata bahari yang sangat indah. Laut Indonesia menyediakan keragaman hayati dan keindahan pantai yang dapat menjadi tujuan utama wisatawan. Sektor pariwisata bahari Indonesia yang belum dimanfaatkan dengan baik, harus terus didorong agar meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun luar negeri.

Wisata bahari merupakan salah satu program unggulan dan prioritas dalam pembangunan kepariwisataan nasional dengan arah pengembangan yang terdiri dari: pengenalan tempat tujuan wisata, dukungan bagi kampanye pelestarian lingkungan, dan peningkatan wisata budaya bahari.

Indonesia yang memiliki sekitar 17.508 pulau dimana 10.000 di antaranya adalah pulau-pulau kecil, dengan garis pantai sepanjang 81.000 km, luas laut yang mencapai sekitar 3,1 juta km2, dan terumbu karang sekitar 50.875 km2, Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata baharinya. Terumbu karang Indonesia menyumbang sebanyak 21% kekayaan terumbu karang dunia dan 75% jenis karang di dunia dapat ditemui di Indonesia.

Pengembangan potensi wisata bahari memiliki arti strategis dalam pengembangan budaya bahari, usaha multisektor, ekonomi daerah, dan penguatan peran serta masyarakat.

Dalam sambutan puncak Acara Sail Tomini 2015, di Pantai Kayu Bura, Desa Pangi, Kab. Parigi Tengah, Sulawesi Tengah, Presiden Jokowi mengatakan, pengorganisasian penyelenggaraan Sail Tomini sudah sangat indah sekali. Namun Presiden Jokowi memberi catatan agar penyelenggaraan Sail Tomini yang sudah memasuki tahun ketujuh perlu disosialisasikan dengan lebih baik lagi. “Satu-dua tahun sebelumnya, sehingga semua orang tahu, semua turis tahu,” kata Presiden Jokowi.
Dengan sosialisasi yang lebih baik, baik melalui media nasional dan internasional serta media sosial, Presiden Jokowi meyakini ratusan juta orang akan mengetahui penyelenggaraan Sail Tomini ini.
Teluk Tomini merupakan teluk terbesar di Indonesia yang berada di garis khatulistiwa dengan luas sekitar 59.500 km2. Teluk ini merupakan bagian dari segitiga terumbu karang dunia (coral triangle) dan Taman Nasional Laut Kepulauan Togean dikenal sebagai “the Heart of Coral Triangle” memiliki garis pantai 2.400,46 km dan 50 persen atau sekitar 1.179 km berada di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam upaya memaksimalkan potensi wisata bahari, sangat penting meningkatkan aksesibilitas, infrastruktur, fasilitas pariwisata, dan sumber daya manusia lokal agar lebih memudahkan wisatawan menuju lokasi wisata ataupun bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.
Selain mengembangkan objek wisata bahari di Indonesia, masyarakat juga terus dituntut aktif untuk mengembangkan industri kreatif. Industri kreatif telah menyumbang lebih dari 6% untuk PDB di Indonesia. Pasar ekonomi kreatif ada di sektor pariwisata dan akan menjadi sektor yang sangat menjanjikan jika pariwisata dan ekonomi kreatif mampu memaksimalkan peluang yang ada.
Memaksimalkan potensi wisata bahari memerlukan usaha keras dan kerjasama dari pemerintah baik pusat maupun daerah, masyarakat lokal, serta para investor. Keragaman adat dan budaya yang dimiliki Indonesia di masing-masing wilayah juga harus disosialisasikan agar tetap terjaga, dan tidak terjadi kesalahpahaman antara turis dan masyarakat lokal.
Selain sosialisasi pariwisata, pemerintah juga dituntut untuk membuat peraturan dalam rangka menjaga kelestarian alam dan lingkungan di lokasi wisata. Sebab, terjaganya kelestarian alam akan memberikan dampak untuk keberlangsungan pariwisata itu sendiri.
Selain akan memberikan dampak positif bagi meningkatnya peningkatan devisa Negara, wisata bahari juga dapat meningkatkan perekonomian di lokasi-lokasi tujuan wisata, sehingga kesejahteraan masyarakat lokal juga akan terus meningkat.