Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. Pendidikan adalah kuncinya.

Semua itu membutuhkan sistem pendidikan yang mampu menciptakan ruang untuk tumbuhnya karakter berkualitas generasi muda Indonesia. Perayaan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei adalah momentum besar untuk selalu mengingatkan dan mengukuhkan pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa.  Tidak hanya untuk para guru, para pendidik dan pegiat pendidikan lain, tapi juga bagi seluruh keluarga Indonesia.

Senyatanya, selain tugas dan tanggungjawab utama para pendidik, adalah tugas kita semua untuk memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkontribusi, memajukan dirinya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Rasa percaya dari orang tua kepada anak-anak penting untuk mendorong mereka berkarya dan menggerakkan kebudayaan untuk kemajuan negara. Keterampilan yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.

Di abad 21 anak-anak Indonesi harus mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Perubahan platform kehidupan menjadi digital life platform adalah perubahan besar yang harus diantisipasi sedini mungkin oleh sistem pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah sampai pendidikan tinggi. Pendidikan harus mampu merespon kebutuhan untuk menjawab tantangan jaman. Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin, bahwa pendidikan adalah upaya untuk membangun peradaban. Sebuah pekerjaan besar yang harus dilakukan seluruh rakyat Indonesia.

Pendidikan harus mampu meningkatkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Meningkatkan juga kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi. Segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. Harus dipastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya.

Melalui pendidikan, kita mengangkat harkat dan martabat manusia sekaligus membangun peradaban bangsa. Dengan pendidikan kita memanusiakan seluruh rakyat Indonesia karena pendidikan yang baik dan bermutu akan membuahkan kebajikan, kecerdasan dan karakter yang memiliki integritas tinggi. Sebagaimana ditegaskan Presiden Jokowi untuk mampu bersaing di dunia global, pertama-tama kita harus meningkatkan kualitas manusia Indonesia menjadi manusia yang berdaya saing tinggi, produktif dan tangguh. Itulah tugas mulia para guru sejak dahulu sampai kapanpun. Selamat Hari Pendidikan Nasional.