Selain efisien dan murah, kereta api bukan merupakan alat transportasi baru bagi masyarakat Indonesia. Bahkan kita sudah menguasai teknologi perkeretaapian dan memiliki bahan baku pendukungnya

Pesatnya pertumbuhan perekonomian di kota-kota besar yang ada di Indonesia harus disikapi dengan bijak. Sebab, tumbuhnya perekonomian di kota-kota besar akan menjadi magnet bagi masyarakat untuk berbondong-bondong datang. Dampaknya, tentu salah satunya adalah kepadatan penduduk yang tersentral.

Tumbuhnya perekonomian di perkotaan tentu berpengaruh positif. Namun, seiring dengan banyaknya pendatang yang mencari sumber perekonomian di perkotaan akan menimbulkan permasalahan lain. Salah satunya adalah kebutuhan akan jasa transportasi massal. Sebab, jika tidak dapat memenuhi kebutuhan jasa transportsi massal, akan berdampak pada kemcaetan yang diakibatkan bertambahnya volume kendaraan yang ada di jalan.

Persoalan kemacetan di berbagai kota besar, terutama kota-kota yang menjadi pusat industri dan bisnis terjadi hampir di seluruh dunia. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah setempat dituntut menyediakan moda transportasi massal yang nyaman, aman dan terjangkau. Salah satu moda transportasi yang digunakan di kota-kota besar di dunia untuk mengatasi kemacetan adalah kereta api.

Indonesia sebagai Negara berkembang yang pertumbuhan perekonomiannya terus meningkat, tentu akan merasakan dampak dari banyaknya masyarakat yang beraktivitas di kota-kota besar di Indonesia yakni kemacetan. Sebab itu, pemerintah Indonesia dituntut untuk dapat menyediakan moda transportasi massal yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Kereta api, menjadi salah satu pilihan terbaik yang dipilih pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jasa transportasi massal di kota-kota besar. Presiden Jokowi mengatakan, kota-kota besar Indonesia perlu untuk segera membangun moda transportasi efisien dan murah yakni kereta api.

“Di kota-kota besar, baik antar kota, kereta api merupakan moda tranportasi yang efisien yang ada, yang murah, karena itu harus diprioritaskan pembangunannya,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2015).

Dengan adanya moda transportasi kereta di kota-kota besar yang ada di Indonesia, kemudian terintegrasi hingga ke daerah lain seperti penyangga kota-kota besar, akan dapat mengurangi beban kepadatan penduduk di perkotaan. Sehingga akan dapat mengurangi potensi kemacetan juga.

Masyarakat yang hendak beraktivitas/bekerja di perkotaan, tidak perlu lagi tinggal di perkotaan dengan adanya moda transportasi kereta api yang menghubungkan antar kota hingga ke pusat-pusat bisnis dan industri di perkotaan.

Pemilihan kereta api sebagai moda transportasi massal bukan tanpa alasan, selain efisien dan murah, kereta api bukan merupakan alat transportasi baru bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, Indonesia juga sudah menguasai teknologi perkeretaapian, serta memiliki bahan baku pendukung untuk penopang pembangunan transportasi kereta api.

Bahan baku yang tentu akan dibutuhkan dalam pembangunan kereta api adalah alumunium untuk pembuatan gerbong kereta. Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar bauksit. Bauksit merupakan bahan baku dasar untuk pembuatan alumunium. Sehingga, bauksit yang selama ini lebih banyak di impor ke luar negeri, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri.

Efek yang ditimbulkan oleh keputusan pemerintah Indonesia untuk membangun moda transportasi massal kereta api di kota-kota besar yang akan terintegrasi ke kota lainnya, selain mengurangi potensi kepadatan penduduk dan kemacetan di perkotaan, tentu akan menumbuhkan industri perkeretaan di dalam negeri.

Adanya moda transportasi kereta api yang menghubungkan antar kota tentu akan menjadi pemicu meningkatnya pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota yang berbasis bisnis dan industri saja, tetapi akan merembet ke kota-kota lainnya yang ada di wilayah tersebut. Sehingga pemerataan kesejahteraan diharapkan akan terwujud di seluruh wilayah Indonesia.