Momentum Revolusi Mental adalah tonggak bagi terbangunnya platform mentalitas baru bangsa Indonesia yang lebih produktif, berdaya saing dan sejahtera.

Di situs revolusimental.go.id tertulis: Revolusi mental adalah gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama pemerintah untuk memperbaiki karakter bangsa menjadi lebih baik. Dukungan rakyat mutlak dalam gerakan ini. Dukungan itu merupakan langkah lanjut dari legitimasi kekuasaan Presiden Jokowi yang bersumber pada people power. Pro dan kontra terhadap berbagai kebijakan atau program selama tahun pertama pemerintahan sebagai dinamika politik masyarakat yang semakin kritis seharusnya berada dalam kerangka bersama untuk mencapai cita-cita pewujudan Revolusi Mental.

Sebuah revolusi membutuhkan serangkaian momentum yang juga harus dilihat dalam konteks hubungan kosmologis antara manusia dengan alam semesta. Diantara rangkaian momentum tersebut bisa terselip satu momentum emas atau momentum paling besar dan kuat. Momentum sejarah dalam konteks berbangsa dan bernegara kita selama ini kurang mendapat pemaknaan dari cara pandang yang menyeluruh. Akhirnya kerap kita lamban dan tidak tanggap menangkap sebuah momentum. Kita juga tidak melihat momentum sebagai rangkaian yang terus berlanjut dalam time frame peradaban. Seperti misalnya, sebuah gerhana matahari total di satu tempat yang sama (Indonesia) hanya bisa terjadi dalam kurun 350 tahun.

Kita harus percaya, bahwa saat ini adalah momentum yang tepat bagi Revolusi Mental. Sekaligus kita juga harus terus bergerak melakukan tindakan praksis Revolusi Mental. Untuk itu, pertama-tama tentu harus ada strategi yang tepat dalam melakukan gerakan Revolusi Mental agar didukung seluruh rakyat Indonesia. Harus ada refleksi mendalam yang terus dilakukan seiring berbagai kegiatan yang mempertegas kehadiran Negara dalam setiap sektor kehidupan sebagaimana tercantum dalam Nawacitta. Tujuannya: menciptakan mentalitas baru bangsa yang lebih produktif, berdaya saing dan sejahtera.

Gerakan ini bisa dimulai dari sektor pendidikan formal dengan memasukkan nilai-nilai Revolusi Mental dalam setiap materi pelajaran yang relevan. Ini merupakan langkah praksis dalam pendidikan, yaitu bahwa perubahan dunia ke arah yang lebih baik (humanis) hanya dimungkinkan melalui refleksi dan aksi. Praksis dalam hal ini adalah pusat tindakan yang dibutuhkan untuk mengkondisikan berlangsungnya Revolus Mental.

Nilai-nilai Revolusi Mental harus diekspresikan melalui aktivitas pendidikan yang intens, reflektif dan bermakna dalam konteks sosio-historis dan kultural. Ini untuk membentuk dan menempatkan berbagai program Revolusi Mental dalam konteks yang tepat. Refleksi dan aksi Revolusi Mental harus bisa menjadi kekuatan penggerak yang berkesinambungan.

Artinya, urusan menata fondasi untuk menjalankan tahap-tahap Revolusi Mental semestinya sudah berproses dengan baik. Upaya sosialisasi Revolusi Mental yang sudah dilakukan berbagai Kementerian melalui media maupun berbagai kegiatan langsung sudah harus meningkat pada praksis program-programnya. Harus ada satu platform bersama yang menjadi payung bagi  seluruh program Revolusi Mental dari jajaran Kementerian dan lembaga pemerintah. Tahapan pelaksanaan, bentuk program, kelompok sasaran, target waktu, indikator capaian dan tindak lanjut setiap program harus terkonsep dengan baik dan utuh.

Revolusi Mental adalah ibarat sebuah platform baru dalam mentalitas bangsa Indonesia. Karena itu semua pihak dan elemen masyarakat harus menyadari betapa mendasar dan pentingnya keberhasilan Revolusi Mental untuk mencapai cita-cita bangsa menuju Indonesia sejahtera, aman dan sentosa sebagaimana dirumuskan dalam Nawacita.