Berikut ini petikan lengkap arahan Presiden Joko Widodo di depan prajurit TNI yang berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, 7 November 2016.


Beberapa hal yang ingin saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini:

  1. Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras para perwira dan seluruh jajaran prajurit TNI dalam mengamankan aksi unjuk rasa tanggal 4 November 2016, hari Jumat yang lalu. Saya yakin, bukan hanya saya tapi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, memberikan apresiasi atas soliditas, atas kekompakan, atas penggunaan cara-cara yang persuasif dalam menjaga keamanan Jakarta, dalam menjaga keamanan tanah air, sehingga unjuk rasa berlangsung tertib dan damai.
  2. Saya meminta kekompakan TNI dan POLRI, yang telah ditunjukkan di lapangan, terus dijaga, terus dirawat, terus dilanjutkan di semua tingkatan. Kekompakan itu harus digalang dari atas, para perwira sampai ke prajurit-prajurit. Ini penting sekali. Lakukan koordinasi dan sinergi dalam menjalankan tugas negara.
  3. Saya yakin ketika TNI dan POLRI solid, kompak, bersatu, maka kita akan bisa mempersatukan Indonesia, mempersatukan ras yang berbeda-beda, mempersatukan suku yang berbeda-beda, mempersatukan agama yang berbeda-beda yang ada di negara kita, dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa kita. Jadilah perekat kemajemukan.
  4. Sebagai Panglima Tertinggi TNI saya telah memerintahkan agar tidak mentolerir gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi. Jangan ragu bertindak untuk keutuhan NKRI kita.
  5. Dan sebagai Panglima Tertinggi TNI, saya perintahkan untuk tegakkan kesatuan komando. Pegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
  6. Jaga soliditas. Tunjukan jati diri sebagai Bhayangkari negara dan bangsa Indonesia.

 

Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.