Mengawali berlakunya UU No 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak pada 1 Juli 2017, hal penting bagi masyarakat adalah memahami secara tepat dan menyeluruh isi dan maksud UU tersebut.

Presiden Joko Widodo berinisiatif memimpin langsung penyebaran informasi dan edukasi  program yang kemudian disebut sebagai amnesti pajak ini. Seperti  ditunjukkan Presiden saat melakukan sosialisasi perdana di Surabaya, Kamis 14 Juli 2016.

Kebijakan amnesti pajak yang didasari terbitnya UU No 11 Tahun 2016 sebagai payung hukum ini, menjadi pertaruhan besar pemerintahan Presiden Jokowi. Terutama karena keberhasilan kebijakan ini, akan membawa dampak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang  signifikan.

Menyadari besarnya pertaruhan yang ada, Presiden mengambil inisiatif untuk dapat bertatap muka, berdialog, dan berkomuniksi dengan sebanyak mungkin masyarakat. Terutama yang menjadi target kebijakan amnesti pajak.

Melengkapi tatap muka di berbagai kota besar, Presiden memanfatkan media TV dalam menyampaikan pesan – pesan penting menyangkut amnesti pajak. Di situ Presiden secara gamblang memaparkan dasar diberlakukannya UU Pengampunan Pajak ini.

Dalam acara dialog yang proses rekaman dan siarannya dilakukan oleh jaringan TV swasta SCTV dan Indosiar beberapa waktu yang lalu itu, Jokowi  memberikan jaminan kepada calon peserta  amnesti pajak. Diantaranya, jaminan kemudahan proses serta  jaminan bebas kekhawatiran yang kerap menjadi momok para wajib pajak atas perilaku tidak semestinya  petugas pajak. Presiden juga menyampaikan jaminan akan kerahasiaan data bagi wajib pajak yang berpartisipasi dalam program ini.

Mendengarkan jaminan yang disampaikan langsung oleh orang nomor satu negeri ini tentu  menjadi bekal berharga bagi calon peserta. Presiden juga menegaskan, saat ini adalah  momentum yang tepat, karena adanya dukungan politik yang besar dan situasi politik yang kondusif  sehingga memunculkan optimisme keberhasilan menerapkan Amnesti  Pajak 2016 ini.

Kesungguhan dan ketulusan Presiden Jokowi yang terlihat dalam tayangan program TV tersebut, menjadi cermin keseriusan dan kesungguhan pemerintah. Terutama dalam mengajak masyarakat mensukseskan Amnesti Pajak. Inisiatif ini, sekaligus mengajak kita semua untuk menunjukkan sikap patriotisme.

Penampilan Presiden Jokowi dalam acara dialog  di TV diyakini merupakan cara efektif untuk  menjangkau sebanyak mungkin lapisan masyarakat. Informasi dan edukasi yang disampaikan langsung oleh kepala negara, akan mampu menggugah masyarakat, terutama  wajib pajak dan calon wajib pajak memanfaatkan program ini demi  kemajuan bangsa dan negara Indonesia.