Pemerintah bekerja keras meletakkan fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang dengan memperkuat sektor industri, perhubungan, dan pertanian lewat pembangunan KEK, jalan tol, pelabuhan hub, dan waduk.

Sulawesi Utara menjadi simpul penting bukan hanya menghubungkan kawasan Timur Indonesia. Tetapi juga kota-kota di benua Australia dengan Asia. Itulah sebabnya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan pelabuhan internasional hub Bitung punya arti strategis.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan ini, Selasa (14/2/2017), Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas pelaksanaa proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Sulawesi Utara. Ada 8 hal yang termasuk di dalamnya. Yaitu: KEK Bitung, jalan tol Manado – Bitung, Jalan penghubung Gorontalo – Manado, bendungan Lolak, bendungan Kuwil Kawangkoan, bandar udara Miangas, bandar udara Siau, dan pelabuhan hub internasional Bitung.

Jika dicermati, KEK dibangun sebagai pusat produksi barang yang lantas didistribusikan ke berbagai tempat. Itulah sebabnya, pembangunan jalan tol Manado Bitung dan jalan penghubung Gorontalo – Manado menjadi penting untuk memlancarkan distribusi barang ke berbagai tujuan. Dengan demikian biaya logistik bisa ditekan dan harga barang menjadi lebih murah.

Sulawesi Utara

Selain itu, pemerintah juga memperkuat fondasi pertanian dengan membuat dua bendungan. Berbicara soal pertanian, khususnya padi, ketersediaan air adalah kunci produktivitas. Pola hujan di Indonesia dengan perbedaan musim hujan dan kemarau yang tegas membuat pasokan air tidak merata. Waduk berfungsi sebagai pengatur air untuk memastikan lahan pertanian mendapatpan pasokan air sepanjang tahun. Dengan kata lain pembangunan waduk adalah langkah nyata mengamankan pasokan pangan. Selain itu, waduk berpeluang sebagai sarana untuk mengembangkan perikanan air tawar, pemasok tenaga listrik, dan menjadi kawasan rekreasi baru.

Untuk meningkatkan konektivitas, pemerintah juga giat membangun bandara baru. Potensi daerah dalam bentuk komoditas, barang kerajinan, dsb kerap tidak terekspos. Pembangunan bandara menjawab masalah tersebut dari sisi penyediaan angkutan yang cepat hingga tingkat kabupaten.

tol laut maluku (2)

Dalam hal Kawasan Ekonomi Khusus Bitung akan dikembangkan hingga seluas 534 ha yang diarahkan pada kegiatan utama industri pengolahan perikanan, pengolahan kelapa, dan farmasi. Saat ini baru dalam tahap konstruksi dan pengadaan tanah. KEK ini berlokasi sangat strategis, hanya 6 km dari pelabuhan internasional Bitung dan 32 km dari bandara Sam Ratulangi.

Sementara jalan Tol Manado – Bitung sejauh 39 km menghubungkan ibukota Sulawesi Utara dengan KEK dan pelabuhan internasional Bitung. Jalan ini masuk dalam tahap konstruksi dan pengadaan tanah. Beberapa masalah yang terjadi di lapangan adalah soal pembebasan lahan. Dimana ada fasilitas umum seperti sekolah dan pemakaman yang harus dipindah. Oleh karena itu Kementerian PUPR tengah melakukan percepatan pembebasan lahan. Jalan penghubung Gorontalo-Manado sejauh 301,73 km juga tengah dikebut. Tahap konstruksi sudah dimulai untuk 7 ruas dari 14 ruas yang ada.

Pelabuhan internasional hub di Bitung juga tengah dibangun untuk mendukung KEK Bitung. Kini telah sampai pada tahap konstruksi sebagai pengembangan pelabuhan eksisting.

ketimpangan 5

Sementara itu bendungan Lolak terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan kapasitas 16,1 juta m3. Diharapkan dapat mengairi lahan seluas 3. 714 ha, menyediakan pasokan air baku 0,50 m3/detik dan menghasilkan daya listrik sebesar 2,43 MW. Pembangunan proyek ini masuk dalam tahap konstruksi dengan progres fisik mencapai 32,4 persen.

Sedangkan bendungan Kuwil Kawangkoan terletak di Kabupaten Minahasa Utara dengan kapasitas 23,37 juta m3. Proyek ini dinanai oleh APBN dengan perkiraan nilai proyek Rp 1,42. Bila selesai, waduk ini dapat mengurangi debit banjir sebesar 282 m3/detik, menyediakan pasokan air baku 4,50 m3/detik dan menghasilkan listrik sebesar 1.20 MW. Kini pembangunannya memasuki tahap konstruksi. Kementerian PUPR tengah melakukan proses percepatan pembebasan lahan. Karena masih ada lahan yang belum dibebaskan.

Bandar udara yang telah dikebut pembangunannya adalah Bandar udara Siau di Kabupaten kepulauan Siau Tagulandang Biaro dengan nilai investasi Rp 200-300 miliar. Pembangunannya ditargetkan selesai pada 2017. Selain itu untuk mendukung kegiatan penumpang ke bandara tengah diupayakan perbaikan dan pelebaran jalan yang menuju ke bandara.

Sementara banda udara Miangas di Kepulauan Talaud menjadi salah satu proyek pembangunan yang telah selesai dan diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Oktober 2016 dengan nilai investasi sebesar Rp 275 miliar.

Berbagai pembangunan tersebut menjadi wujud nyata visi Presiden Jokowi yakni membangun dari pinggiran.