Presiden Jokowi mengerahkan banyak upaya agar mudik lebaran 2016 bisa berlangsung aman, nyaman dan selamat. Kementerian Perhubungan pun menambah anggaran dari 5 Milyar menjadi 20 Milyar untuk program mudik gratis. 

Selain pembangunan infrastruktur yang memang merupakan program prioritas Presiden sejak awal, khusus untuk persiapan mudik lebaran percepatan pembangunan infrastruktur jalan di titik-titik penting untuk mengurai dan mengurangi kemacetan pun digenjot. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun melakukan banyak upaya untuk membuat mudik lebih aman, nyaman dan selamat. Salah satunya adalah dengan melakukan ramp check atau pengecekan kelaikan kendaraan semua moda transportasi dan menambah anggaran dari 5 Milyar menjadi 20 Milyar untuk program mudik gratis.

Jika di tahun 2015 ramp check hanya dilakukan secara random, maka di tahun 2016 ini ramp check atau uji kelaikan kendaraan diberlakukan pada semua moda transportasi satu per satu. Untuk moda transportasi darat, dilakukan pengecekan pada semua bus antar kota dalam propinsi maupun antar kota antar propinsi di semua terminal. Salah satu terminal yang selama ini menjadi titik penting transportasi dari pulau Jawa ke Sumatera adalah terminal Rajabasa di Lampung. Para pemudik dari Jawa setelah menyebrang dari pelabuhan Merak ke pelabuhan Bakauheni pada umumnya akan melanjutkan perjalanan sampai terminal Rajabasa. Dari terminal Rajabasa para pemudik yang naik antar propinsi akan melanjutkan ke tujuan akhir mereka dengan naik bus kecil atau biasa disebut bus tiga-per-empat.

Pada umumnya para sopir bus dan rata-rata penyebrang dari Merak ke Bakauheni memilih waktu penyebrangan pada malam hari. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor keamanan. Ini akhirnya menyebabkan penumpukan penumpang di malam hari karena para penumpang merasa lebih nyaman dan aman menyebrang malam hari. Stigma jalan lintas Sumatera yang tidak aman di malam hari membuat para pemudik semakin banyak memilih menyebrang dari Merak di malam hari dan beristirahat di Bakauheni sebelum melanjutkan perjalanan pagi harinya. Padahal sudah sejak 4 – 5 tahun terakhir jalan raya dari Bakauheni sampai Rajabasa relatif aman. Kasus-kasus perampokan oleh kelompok Bajing Loncat sudah nyaris tidak ada lagi sejak beberapa tahun terakhir.

Pihak terminal Rajabasa pun sudah sejak beberapa tahun terakhir menjamin keamanan di terminal Rajabasa. Persoalan yang masih belum terselesaikan adalah bagaimana mengubah persepsi masyarakat tentang jalan lintas Sumatera yang masih dianggap rawan. Faktanya keamanan di sepanjang jalan raya Bakauheni menuju Rajabasa sudah jauh lebih baik. Kondisi jalan pun sudah mulus sejak beberapa tahun yang lalu.

Upaya mengubah persepsi masyarakat terhadap citra terminal Rajabasa juga terus dilakukan oleh Kadishub (Kepala Dinas Perhubungan) Bandar Lampung, Kadek Sumarta. “Kami jamin terminal Rajabasa 100% aman untuk lebaran 2016 ini. Pengerahan personil keamanan di Rajabasa selalu kami lakukan secara maksimal. Bila perlu setiap penumpang kami kawal begitu turun dari bus,” tegas Kadek. Hal senada ditegaskan juga oleh Kepala Pelabuhan Bakauheni, Eddy Kurniawan. “Sebenarnya, keamanan mulai dari Bakauheni sampai Rajabasa sudah lama terjamin sejak beberapa tahun lalu. Saat ini sudah nyaris tidak ada kelompok begal yang dikenal sebagai bajing loncat,” jelas Eddy.

Persoalan yang justru lebih mendesak untuk mengatasi penumpukan di terminal Rajabasa adalah terbatasnya ketersediaan bus-bus dari terminal Rajabasa menuju berbagai kota tujuan akhir para pemudik. Sedikitnya ada delapan kota kecamatan yang menjadi tujuan akhir para pemudik yang berjarak mulai dari 100 kilometer sampai 200an kilometer dari Rajabasa. Bus tiga-per-empat yang beroperasi dari terminal Rajabasa menuju kota-kota kecil itu hanya beroperasi sampai sore hari. Jadi jika penumpang tiba di Rajabasa malam hari, mereka akan mengalami kesulitan untuk melanjutkan perjalanan. Inilah sebenarnya faktor utama yang membuat para penumpang tetap memilih menyebrang dari Merak pada malam hari. Bukan lagi soal keamanan.

Terminal Rajabasa siap menjamin keamanan para pemudik dan juga memberi kenyamanan sebagaimana diperintahkan Presiden Jokowi agar mudik lebaran tahun ini bisa aman, nyaman dan selamat.