TRANSKRIP
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PERAYAAN NATAL DAN PERAYAAN TAHUN BARU 2018-2019
TANA TORAJA, SULAWESI SELATAN
23 DESEMBER 2018

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Aga kareba?
Bae?
Mele kome?
Telebe, Telebe, Telebe.

Pagi hari ini saya sangat berbahagia sekali bisa hadir di Tana Toraja ini, kita semuanya berkumpul dalam semangat suka cita untuk menyambut acara Lovely Desember, yang juga bertepatan dengan perayaan natal dan perayaan tahun baru 2018-2019. Dan pada kesempatan yang berbahagia ini pertama-tama saya ingin ucapkan Selamat Hari Natal, Selamat Tahun Baru 2019 kepada seluruh umat kristiani dimanapun berada, baik yang berada di Tana Toraja maupun diseluruh Tanah Air Indonesia.

Semoga perayaan natal tahun ini membawa damai di hati semua umat kristiani, semoga damai di Tana Toraja dan semoga damai di Sulawesi Selatan, semoga damai hadir di negara kita Indonesia.

Bapak/Ibu hadirin yang berbahagia, Saudara saudara sekalian yang saya hormati,
Perlu saya sampaikan bahwa negara kita Indonesia ini negara besar, negara besar. Penduduk kita sekarang sudah 260 juta, 260 juta jiwa yang hidup di 17 ribu pulau, di 514 kabupaten dan kota, di 34 provinsi, negara ini adalah negara besar. Kita dianugerahi oleh Tuhan berbeda-beda majemuk, bermacam-macam, warna-warni, berbeda-beda agama, berbeda-beda suku, berbeda-beda adat, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda bahasa daerah, inilah negara kita Indonesia.

Saya mengajak kepada kita semuanya untuk terus merapat persatuan kita, untuk terus menjaga kerukunan kita, untuk terus menjaga dan memelihara persaudaraan kita, karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air, dan aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, aset terbesar bangsa ini adalah persatuan. Saya mengajak terus kepada kita semuanya sekali lagi untuk menjaga, merawat, kerukunan persaudaraan dan persatuan kita.

Sebetulnya saya sudah lama ingin ke Tana Toraja ini, tetapi baru terlaksana pagi hari ini, saya senang. Saya senang sekali hari ini bisa berhadapan langsung dengan seluruh rakyat, seluruh masyarakat di Tana Toraja ini, juga seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua BPS Gereja Toraja.

Yang saya hormati Uskup Agung, Keuskupan yang saya hormati, Ketua MUI Tana Toraja yang saya hormati, kita semuanya bisa hadir dan berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dan berbahagia.

Terakhir saya ingin mengajak kita bersama-sama untuk bekerja mewujudkan toleransi, toleransi dapat terwujud apabila kita hidup dengan kasih, dengan sukacita, dengan damai dan sejahtera.

Sekali lagi selamat hari Natal 2018, sekaligus saya mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2019. Semoga tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati setiap langkah kita semuanya.

Terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.
Salam damai untuk kita semuanya.

*****

Biro Pers Media dan Informasi
Sekretariat Presiden