Perang melawan dehumanisasi adalah tanggungjawab bersama seluruh bangsa-bangsa di dunia. Presiden Jokowi menegaskan bahwa itulah sebenarnya peperangan yang paling berat untuk dimenangkan.

“Prajurit Angkatan Laut yang saya hormati, sebagai satu warga dunia kita disatukan oleh laut. Oleh sebab itu harus dijaga persaudaraan di laut, di samudera, dan di teluk. Tugas kalian adalah melaksanakan perang untuk memenangkan kemanusiaan meningkatkan bakti kesehatan. Tingkatkan perbaikan dan pembangunan fasilitas umum. Tingkatkan kerjasama SAR dan lain-lain,” tegas Presiden Jokowi pada seluruh prajurit Angkatan Laut.

Apa yang disampaikan Presiden dalam acara Latihan Multilateral Komodo 2016 di Padang, Sumetera Barat, 12 April 2016, yang diikuti 47 kapal itu, sangat mendasar dan penting. 20 kapal dari 16 negara, 11 kapal dari TNI Angkatan Laut dan 11 kapal dari institusi lain, berkumpul di Padang, untuk latihan bersama dalam rangkaian pembukaan acara International Fleet Review. Mereka semua adalah warga dunia yang disatukan oleh laut. Tujuan utama semua program pembangunan pada akhirnya akan bermuara pada satu hal, yaitu mengangkat harkat dan martabat manusia.

Dalam Nawacita ketiga, membangun Indonesia dari pinggiran dengan menguatkan daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan, ini merupakan semangat pembangunan di wilayah nusantara yang disatukan oleh laut. Berbagai kekayaan sumber daya alam lautan dan samudera selama ini belum maksimal tergarap dalam pembangunan karena sarana dan prasarana laut yang masih terbatas. Kedaulatan pangan, energi dan keuangan adalah sebuah tantangan dalam pembangunan di seluruh wilayah Indonesia menuju kemenangan kemanusiaan. Dengan daulat pangan, energi, dan keuangan, maka Indonesia dengan sendirinya akan terangkat harkat dan martabatnya.

Urusan perang melawan dehumanisasi adalah tanggungjawab seluruh bangsa-bangsa di dunia dan Presiden Jokowi menegaskan bahwa itulah sebenarnya peperangan yang paling berat. Kenyataannya seperti itu. Kasus-kasus korupsi di masa lalu yang terkait dengan Kementerian dan Lembaga yang seharusnya menjaga moral bangsa, seperti korupsi di Departemen Agama dan Departemen Pendidikan, adalah kekalahan besar kemanusiaan. Apa yang dikatakan Presiden bahwa perang untuk memenangkan kemanusiaan adalah peperangan paling berat, menunjukkan tekad bulat dan kuat untuk memerangi kasus-kasus semacam itu.

Latihan Multilateral Komodo Exercise 2016 merupakan sebuah latihan non war fighting atau latihan yang mengedepankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama bantuan kemanusiaan. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi, melakukan inspeksi parade kapal perang internasional dengan menggunakan KRI Frans Kaisiepo 368. Acara ini merupakan rangkaian pembukaan International Fleet Review (IFR) 2016 yang diadakan di Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut II, Padang, Sumatera Barat.

Dalam kesempatan itu, pesan Presiden sangat jelas, yaitu agar kita bisa memenangkan kemanusiaan kita dalam medan perang apapun yang kita hadapi.