SIARAN PERS – Presiden Joko Widodo meminta agar dana bantuan sosial yang tersebar di beberapa kementerian dapat dimanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran. “Tidak tercampur, antara belanja bansos dan belanja barang, sehingga lebih lebih terencana, tepat sasaran,” ucap Presiden ketika memulai Rapat Terbatas tentang Dana Bantuan Sosial di Kantor Presiden, Jumat, 27 November 2015.

Presiden juga menginstruksikan agar mekanisme penyampaiannya dibuat lebih sederhana, dan tentu saja ‎mekanisme pencairannya dilakukan secara transparan dan akuntabilitasnya juga harus terjaga.‎ “Sehinga perlu dibuat aturan jika memang diperlukan,” ucap Presiden.‎

Di awal pengantarnya, Presiden mengingatkan bahwa tujuan utama dari bantuan sosial adalah untuk mengurangi risiko sosial yang terjadi di masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Pada tahun 2015 ini, Pemerintah mengalokasikan Rp. 100,3 Triliun dana bansos yang tersebar dalam berbagai Kementerian dan Lembaga.

 

 

Jakarta, 27 November 2015

Tim Komunikasi Presiden